Muara Enim (kemenag sumsel) – Suasana kegiatan rutin mingguan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim kali ini terasa lebih semarak. Alunan tabuhan hajir, marawis, dan dumbuk menggema di seluruh area madrasah, menandai debut perdana para anggota baru ekstrakurikuler Marawis dalam mengisi kegiatan rutin madrasah seperti kegiatan pagi hari ini yaitu muhadharoh lapangan,
Penampilan ini bukan sekadar unjuk bakat, melainkan bagian dari program "Uji Mental" yang dirancang khusus bagi kader muda Marawis MAN 1 Muara Enim. Setelah menjalani latihan intensif selama beberapa bulan terakhir, para anggota baru yang mayoritas berasal dari kelas X ini ditantang untuk tampil secara langsung di depan guru dan ratusan rekan sejawat mereka.
Pembina Ekstrakurikuler Marawis MAN 1 Muara Enim, Susilawati, menjelaskan bahwa tampil di kegiatan rutin adalah cara tercepat untuk membangun kepercayaan diri siswa. "Teknik menabuh bisa dipelajari dengan cepat, namun keberanian untuk tampil tenang di bawah sorotan banyak mata memerlukan jam terbang. Hari ini mereka membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan rasa ragu itu," ujar Susilawati. Rabu (22/4/2026).
Kepala MAN 1 Muara Enim memberikan apresiasi tinggi atas keberanian para anggota baru tersebut. Dalam sambutannya setelah penampilan usai, beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan pengembangan seni islami. "Melihat anak-anak kita berani tampil hari ini adalah kebanggaan tersendiri. Marawis bukan hanya soal musik, tapi soal kerja sama tim, kedisiplinan, dan syiar. Keberanian yang mereka tunjukkan di panggung ini adalah modal besar untuk kepercayaan diri mereka di dalam kelas maupun di masyarakat nanti," tutur Kepala MAN 1 Muara Enim Iin Parlina.
Meski sempat terlihat raut wajah tegang di awal pertunjukan, para anggota baru mampu menyelesaikan beberapa lagu selawat dengan harmonis dan penuh semangat. Tepuk tangan meriah dari seluruh warga madrasah menjadi penghargaan atas kerja keras mereka. Salah satu penabuh marawis kelas X MAN 1 Muara Enim, mengaku sempat gemetar sebelum naik ke area panggung. "Awalnya sangat gugup karena ini pertama kali tampil resmi. Tapi setelah ketukan pertama dimulai dan melihat dukungan teman-teman, rasa takut itu hilang berganti jadi semangat," ungkapnya dengan wajah lega.
Penampilan perdana ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi tim Marawis MAN 1 Muara Enim untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di tingkat kabupaten maupun provinsi mendatang. Dengan regenerasi yang berani dan bertalenta, seni marawis di madrasah ini diprediksi akan terus bersinar. (Kmd).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar