Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim menggelar acara tasyakuran kelulusan bagi ratusan siswa kelas XII pada hari Kamis (16/4/2026) kemarin. Suasana khidmat dan haru menyelimuti gedung kesenian putri dayang rindu Muara Enim saat Kepala MAN 1 Muara Enim Iin Parlina, menyampaikan sambutan perpisahan yang penuh makna dan motivasi.
Dalam pidatonya, Kepala MAN 1 Muara Enim menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan gerbang awal menuju tantangan dunia nyata yang lebih besar. Beliau mengapresiasi ketangguhan para siswa yang telah berjuang menyelesaikan pendidikan menengah dengan integritas tinggi.
“Kalian bukan sekadar lulusan, kalian adalah duta madrasah. Di pundak kalian, ada tanggung jawab untuk menjaga nama baik almamater dengan menunjukkan karakter islami, kecerdasan intelektual, dan kesantunan beradab di tengah masyarakat,” tegasnya di hadapan para siswa dan orang tua murid yang hadir.
Kepala MAN 1 Muara Enim berpesan agar setinggi apa pun gelar yang diraih nantinya, siswa tidak boleh melupakan rasa hormat kepada orang tua dan guru. Di era kecerdasan buatan (IA) dan digitalisasi, lulusan madrasah harus mampu bersaing dan tidak gagap teknologi tanpa kehilangan jati diri religiusnya. Keberhasilan sejati bukan hanya soal pekerjaan mapan, tetapi seberapa besar manfaat yang diberikan bagi lingkungan sekitar.
Acara tasyakuran kelas XII MAN 1 Muara Enim ini ditutup dengan sesi doa bersama dan pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi. Isak tangis haru pecah saat prosesi sungkeman dan bersalaman dengan para guru, menandai berakhirnya masa studi tiga tahun di madrasah tersebut. Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para alumni dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi impian dan menjadi generasi emas yang membanggakan agama serta bangsa. (Kmd)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar