Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan dan penguatan budaya peduli lingkungan di dunia pendidikan, MAN 1 Muara Enim melaksanakan kegiatan pendampingan pengelolaan sampah organik di SD Negeri 7 Muara Enim. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan sekolah binaan sekaligus langkah nyata MAN 1 Muara Enim dalam mewujudkan predikat Adiwiyata Mandiri.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SD Negeri 7 Muara Enim tersebut diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, tim Adiwiyata, serta para siswa. Dalam kegiatan ini, tim Adiwiyata MAN 1 Muara Enim memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang tepat dan berkelanjutan.
Materi yang disampaikan meliputi pemilahan sampah organik dan anorganik, pengenalan konsep Reduce, Reuse, Recycle (3R), serta pemanfaatan sampah organik menjadi kompos yang bernilai guna. Para peserta juga diajak untuk melakukan praktik langsung mengolah sampah organik dari daun kering dan sisa tanaman menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan untuk penghijauan sekolah. Kepala MAN 1 Muara Enim dalam hal ini diwakili oleh Wakil Kepala Bidang Penjamin Mutu. Mega menyampaikan bahwa pendidikan lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini agar tumbuh kesadaran dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam.
"Melalui kegiatan pendampingan ini, kami berharap peserta didik semakin memahami bahwa sampah bukan hanya limbah yang harus dibuang, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Budaya peduli lingkungan perlu dibangun bersama melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten," ujarnya. Rabu (17/6/2026).
Sementara itu, pihak SD Negeri 7 Muara Enim menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan oleh MAN 1 Muara Enim. Kegiatan tersebut dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga sekolah terkait pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan. Selain memberikan pemahaman teoritis, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa untuk mengenal pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Kompos yang dihasilkan nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung program penghijauan dan perawatan tanaman di lingkungan sekolah.
Melalui kolaborasi ini, MAN 1 Muara Enim berharap dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk turut menerapkan program pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Sinergi antar satuan pendidikan menjadi kunci dalam membangun generasi yang sadar lingkungan dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi. Dengan semangat berbagi dan berkolaborasi, MAN 1 Muara Enim terus menghadirkan berbagai inovasi lingkungan sebagai wujud nyata madrasah yang peduli, berbudaya lingkungan, dan siap melangkah menuju Adiwiyata Mandiri.(PTJR/Dky)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar