Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan upaya preventif madrasah untuk melindungi para siswa dari potensi penyakit saluran pernapasan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, dan iritasi tenggorokan yang kerap meningkat di musim kemarau.
Siswa juga diimbau agar memakai masker, terutama saat perjalanan menuju sekolah dan selama kegiatan di luar kelas yang berdebu. Siswa diharapkan juga menjaga hidrasi dengan memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi akibat cuaca panas terik. Siswa juga harus menerapkan pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan membiasakan cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas. Siswa juga agar dapat mengurangi aktivitas Berat di Luar dengan cara membatasi kegiatan fisik berlebih di bawah terik matahari langsung pada siang hari.
Pihak sekolah berharap dengan adanya arahan ini, seluruh siswa tetap dapat menjalankan proses belajar mengajar dengan optimal, aman, dan tetap terjaga kesehatannya sepanjang musim kemarau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar