Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan II (PPLK II) Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muara Enim di Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim resmi berakhir pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kegiatan penarikan mahasiswa ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan pengalaman, mengevaluasi proses pembelajaran, sekaligus memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menapaki profesi sebagai calon pendidik.
Penarikan mahasiswa PPLK II ini juga menjadi bentuk berakhirnya rangkaian praktik lapangan sekaligus penanda bahwa pengalaman yang diperoleh selama berada di madrasah diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian.
Kepala MAN 1 Muara Enim menyampaikan pesan inspiratif kepada mahasiswa PPLK II agar senantiasa menjadikan pengalaman selama praktik sebagai landasan untuk terus belajar, bertumbuh, dan meningkatkan kualitas diri. Menurutnya, menjadi seorang guru bukan sekadar menyampaikan materi pelajaran di ruang kelas, melainkan juga menjalankan tanggung jawab besar dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta menginspirasi generasi penerus bangsa.
Kepala MAN 1 Muara Enim juga menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan, integritas, etika, dan semangat belajar sepanjang hayat. Seorang calon guru harus memiliki kemauan untuk terus memperbaiki diri, terbuka terhadap evaluasi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Jadilah calon pendidik yang tidak hanya cerdas dalam penguasaan ilmu, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kepedulian, dan keteladanan. Teruslah belajar, jangan pernah berhenti mengembangkan diri, dan jadikan setiap pengalaman sebagai bekal untuk memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan,” ujar Iin Parlina Kepala MAN 1 Muara Enim. Selasa (13/10/2026).
Penarikan mahasiswa PPLK II menjadi penanda berakhirnya satu tahapan pembelajaran sekaligus awal dari perjalanan panjang menuju profesi pendidik. Setiap pengalaman, tantangan, dan interaksi selama praktik diharapkan menjadi bekal untuk membangun pribadi guru yang kompeten, berkarakter, dan mampu memberikan dampak positif bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, MAN 1 Muara Enim kembali menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mempersiapkan generasi pendidik yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki kepedulian dan komitmen terhadap kemajuan pendidikan. (PTJR/Dky).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar