Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Dalam upaya mendukung penguatan karakter dan mewujudkan lingkungan pendidikan yang humanis, religius, serta berorientasi pada pembentukan akhlak mulia, MAN 1 Muara Enim mengikuti kegiatan Pengisian Survei Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dilaksanakan pada 20–22 Oktober 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 3 orang guru dan 39 peserta didik MAN 1 Muara Enim sebagai responden. Partisipasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, dan kepedulian sosial peserta didik.
Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai-nilai cinta sebagai fondasi dalam proses pembelajaran dan pembentukan karakter. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, menumbuhkan empati, menjaga lingkungan, serta membangun hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik.
Melalui pengisian survei ini, para responden diharapkan dapat memberikan tanggapan sesuai dengan pengalaman dan kondisi nyata yang mereka temui dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari. Masukan dari guru dan peserta didik menjadi bagian penting dalam memahami implementasi KBC sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperkuat untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan penuh kepedulian.
“Menurut saya, Kurikulum Berbasis Cinta mengingatkan kita bahwa pendidikan bukan hanya tentang menyampaikan materi dan mengejar hasil belajar, tetapi juga tentang mendidik dengan ketulusan, memberikan teladan, serta menumbuhkan sikap saling menghargai. Dengan suasana belajar yang penuh perhatian dan kepedulian, peserta didik diharapkan dapat berkembang menjadi pribadi yang berilmu dan berakhlak mulia,” ungkap Heni Rosalina guru yang terpilih untuk mengikuti kegiatan ini. Selasa (20/10/2026).
Partisipasi MAN 1 Muara Enim dalam survei ini diharapkan dapat mendukung penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta secara berkelanjutan. Sinergi antara guru, peserta didik, dan seluruh warga madrasah menjadi faktor penting dalam membangun budaya pendidikan yang mengedepankan keteladanan, kasih sayang, toleransi, dan tanggung jawab. (PTJR/ Dky)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar