Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Pemandangan di gerbang Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim setiap pagi kini bukan sekadar rutinitas kedatangan siswa. Di sana, para guru piket berdiri sigap bukan hanya untuk menyapa, tetapi menjadi garda terdepan dalam memantau kedisiplinan dan kerapian siswa sejak detik pertama mereka melangkahkan kaki di lingkungan madrasah.
Sebagia ketegasan berbalut ramah tamah kegiatan pemantauan dimulai sejak pukul 06.30 WIB. Setiap siswa MAN 1 Muara Enim yang datang diperiksa kelengkapan atribut seragamnya, mulai dari dasi, ikat pinggang, hingga kesesuaian warna kaos kaki. Langkah ini bertujuan untuk menanamkan budaya tertib yang konsisten. Guru piket berperan penting dalam memberikan teguran edukatif atau apresiasi langsung bagi mereka yang telah tampil rapi dan datang tepat waktu.
"Kedisiplinan bukan tentang hukuman, tapi tentang membentuk kebiasaan baik dan bekal masa depan agar siswa terbiasa hidup teratur," ujar guru piket pada hari ini Jum;at (30/1/2026) saat menyambut kedtangan siswa di depan gerbang MAN 1 Muara Enim. Dampak signifikan pada Lingkungan Belajar yaitu sebagai penerapan pemantauan di pintu gerbang ini terbukti memberikan dampak positif bagi ekosistem madrasah.
Kedisiplinan yang dimulai dari gerbang menciptakan suasana sekolah yang aman dan meminimalisir gangguan selama proses belajar mengajar. Siswa MAN 1 Muara Enim dilatih menghargai aturan dan bertanggung jawab atas tindakan mereka, yang berdampak pada peningkatan rasa percaya diri.Dengan kehadiran yang tepat waktu, proses transformasi ilmu di kelas berjalan lebih optimal tanpa hambatan administratif.
Pihak MAN 1 Muara Enim menegaskan bahwa keberhasilan penegakan disiplin ini memerlukan kerjasama erat dengan wali murid. Melalui buku piket dan evaluasi rutin, madrasah dapat memberikan laporan perkembangan karakter siswa secara berkala kepada orang tua, memastikan nilai-nilai positif yang diajarkan di madrasah tetap terjaga hingga ke lingkungan rumah. (Kmd)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar