Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Pemandangan berbeda terlihat pada pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim bulan Februari 2026 ini. Jika biasanya kegiatan diisi oleh narasumber profesional atau praktisi senior, kali ini melibatkan para siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim.
Kehadiran Aisyah Qotrunnada, Cinta Wati dan Aisyah siswa MAN 1 Muara Enim ini bukan sekadar tamu undangan, melainkan sebagai pengisi kegiatan inti. Mereka dipercaya untuk menampilkan kegiatan keagamaan seperti membaca Al Qur'an dan memberi tauziah, yang langsung memukau seluruh anggota DWP yang hadir.
Ketua DWP mengaku sangat terkesan dengan kepercayaan diri para siswa MAN 1 Muara Enim. "Mereka tidak hanya terampil secara teknis, tapi juga memiliki adab dan sopan santun yang luar biasa. Ini menjadi inspirasi bagi kami sebagai orang tua dalam mendidik anak-anak di rumah," ungkapnya.
Pihak MAN 1 Muara Enim menyambut baik kesempatan emas ini. Melalui bimbingan guru-guru di Madrasah, keterlibatan siswa di ajang bergengsi tingkat kabupaten/kota ini menjadi bukti bahwa kurikulum madrasah mampu mencetak lulusan yang siap berkontribusi secara nyata.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pionir bagi agenda-agenda pemerintah lainnya untuk terus melibatkan potensi lokal, khususnya para pelajar, dalam kegiatan formal organisasi. Dengan demikian, semangat merdeka belajar tidak hanya terasa di dalam kelas, tetapi juga berdampak nyata di tengah masyarakat. (Kmd)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar