Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, siswa MAN 1 Muara Enim dipercaya untuk mengisi ceramah agama pada kegiatan pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muara Enim yang digelar di aula Disdikbud Muara Enim.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi siswa MAN 1 Muara Enim untuk menebarkan syiar Islam sekaligus menunjukkan kualitas generasi madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki pemahaman keagamaan yang baik.
Dalam tausiyahnya, siswi menyampaikan pentingnya mempersiapkan diri secara spiritual menjelang Ramadhan. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Ramadhan sebagai ajang meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, memperbanyak amal ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan keberkahan. Sudah sepatutnya kita menyambutnya dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya di hadapan para anggota DWP dan jajaran pegawai Disdikbud Muara Enim. Selasa (10/2/2026)
Ketua DWP Disdikbud Muara Enim Hj. Iin Parlina dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa MAN 1 Muara Enim. Menurutnya, kehadiran pelajar sebagai penceramah memberikan warna tersendiri dan menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi muda yang percaya diri, santun, dan berwawasan keislaman. juga menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada siswanya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk sinergi antara madrasah dan instansi pemerintah dalam membangun karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
Acara ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh umat Islam diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Muara Enim kembali menegaskan komitmennya dalam membina siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, sehingga siap menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. (PTJR/Dky)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar