Muara Enim (Kemenag Sumsel) – Menjelang fase krusial sepuluh malam terakhir Ramadhan 1447 H, Madrasah Aliyah Negeri 1 Muara Enim menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor di aula madrasah. Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan agenda keagamaan intensif sekaligus memastikan kesiapan administrasi sekolah sebelum memasuki libur panjang Idul Fitri 2026.
Kepala MAN 1 Muara Enim menegaskan bahwa akhir Ramadhan adalah momentum penentuan bagi kualitas karakter siswa. Berdasarkan kesepakatan rapat, madrasah akan memfasilitasi serangkaian kegiatan amaliah yang lebih mendalam seperti program Itikaf Terbimbing yaitu pendampingan bagi siswa yang ingin menghidupkan malam Lailatul Qadar di masjid madrasah dengan kajian kitab dan muhasabah diri.Festival Religi Akhir Ramadhan.
Selain agenda spiritual, rakor ini juga membahas teknis operasional menyambut Cuti Bersama yang diprediksi mulai 23 Maret 2026. Waka Sarana Prasarana menginstruksikan pengamanan aset madrasah selama masa libur panjang guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kita ingin siswa pulang untuk libur lebaran dalam keadaan 'berisi' secara spiritual. Rapat ini memastikan tidak ada agenda yang tumpang tindih sehingga semua program, mulai dari akademik hingga bakti sosial, berjalan sempurna," ujar Kepala MAN 1 Muara Enim dalam sesi penutupan rakor. Senin (9/3/2026).
Rapat ini diharapkan memberikan dampak nyata berupa kehadiran madrasah di tengah masyarakat melalui program-program yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan 1447H/2026H yang dilaksanakan pada hari terakhir sekolah sebelum libur. Dengan koordinasi yang matang, MAN 1 Muara Enim optimis dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli secara sosial. (Kmd).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar